Phablet Android New Axioo PicoPad 5, Dual-core Murah


Phablet Android New Axioo PicoPad 5, Dual-core Murah
Tingginya permintaan smartphone berkonsep mini tablet (Phablet) di tanah air, mengilhami Axioo untuk menghadirkan pilihan baru ponsel tablet ke pasaran Indonesia. Sebelumnya, Axioo pernah merilis phablet berkode PicoPad 5 beberapa waktu lalu, dan yang terbaru vendor elektronik tanah air ini mengenalkan “New Axioo PicoPad 5”.
Secara tampilan, Axioo PicoPad 5 generasi terbaru ini tak jauh beda dengan seniornya. Yakni didukung layar sentuh kapasitif berukuran 5 inci, 800×480 piksel (WVGA) multi-touch 5 point. Panel navigasi serta port koneksi yang disediakan pun sama.
Lalu apa yang jadi pembeda? New Axioo PicoPad 5 ternyata sudah didukung chipset prosesor MTK6577 Dual-core 1GHz, setingkat lebih tangguh disbanding PicoPad 5 lawas yang menggunakan prosesor MTK6575 Single-core 1GHz. Untuk sistem operasi, smartphone ini membenamkan Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich (PicoPad 5 lawas Android 4.0.3 ICS). Sebagai pendongkrak kinerja, Axioo PicoPad 5 New ini menananamkan RAM  512MB plus ROM 4GB yang didukung slot microSD berkapasitas hingga 32GB.
Layaknya sebuah smartphone, New Axioo PicoPad 5 juga menyediakan sarana koneksi yang lengkap. Ada network data 3G/HSDPA 7.2 Mbps, WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth, kabel data microUSB dan audio jack 3.5mm. Phablet ini juga mendukung fungsi telpon dan SMS, dan dilengkapi dengan dua buah kamera sebagai sarana hiburan. Sisi depan beresolusi 0.3MP (VGA) yang bisa digunakan sebagai kamera Video Chat, sedangkan bagian belakang berkekuatan 5.0 MP plus kemampuan merekam video.
Selain prosesor, New Axioo PicoPad 5 juga menawarkan ketahanan baterai yang lebih tangguh ketimbang pendahulunya. Smartphone ini menggunakan baterai lithium berkapasitas 2400 mAh, yang kabarnya sanggup memberikan wakti standby hingga 60 jam, dan waktu kerja selama 8 jam. Soal harga, New Axioo PicoPad 5 ini pun dibanderol dengan harga terjangkau, yakni sekitar Rp 1 jutaan.

Spesifikasi:
Jaringan: GSM 850/900/1800/1900 Mhz, WCDMA 850/2100 Mhz.
Dimensi: 146 x 75 x 12 mm
Berat: 229 grams with Case
Layar: 5-inch apacitive touchscreen, 800 x 480, WVGA Touch panel, multitouch 5 point.
OS: Android 4.0.4 ICS.
Prosesor: MTK6577 dualcore 1 Ghz.
Kamera: Primary 5MP Video, 0.3MP front.
Memori: Internal 4G ROM +512MB RAM Card Slot MicroSD, Up to 32GB
Video format: H.263, H.264 AVC, MPEG-4 SP
Audio format: MP3, MIDI, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, PCM
Sound: Speaker Built-in microphone and loudspeaker 3.5mm audio jack stereo headset
Baterai:
Li-Ion 2400mAh
Work Time 480 minutes
Stanby Time 60 Hours.
Data dan konektivitas:
GPRS Class 12 EGDE Class 12 3G WCDMA 7.2 Mbps WLAN Wi-Fi 802.11 b/g Bluetooth Yes, USB Yes, USB 2.0 High-Speed client, micro-USB connector with data sync, power charging features, micro 7pin
Fitur lain:
Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS Browser HTML Support Adobe Flash Radio Yes Games Yes Colors Black, White GPS Yes, with A-GPS support HDMI no Software Phone Dialer.
sumber :  the ponsel com

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).